Longsor Tutup Jalan di Pusuk Sembalun Lombok Timur, Polisi Lakukan Pembersihan

Lombok Timur – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sembalun selama empat hari berturut-turut mengakibatkan terjadinya tanah longsor di kawasan Pusuk Sembalun, Desa Sembalun Bumbung, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, (15/01/2026), sekitar pukul 10.45 WITA, dan menyebabkan material longsoran menutup sebagian badan jalan utama yang menghubungkan kawasan Sembalun.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Usman, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Kamis (15/01/2026), membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut bahwa longsor dikawasan tersebut diduga dipicu oleh curah hujan tinggi disertai angin kencang, serta kondisi tanah yang labil.

“Tanah longsor ini diduga terjadi akibat hujan deras yang berlangsung selama empat hari berturut-turut, ditambah angin kencang dan kondisi tanah yang memang rawan longsor,” ujar AKP Nikolas Usman.

Ia menjelaskan sebagai tindaklanjut atas laporan terkait peristiwa tersebut, pihak Kepolisian dari jajaran Polsek Sembalun langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengambil langkah penanganan awal guna memastikan keselamatan pengguna jalan.

“Personel mengecek lokasi longsor yang menutup badan jalan, serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Sembalun. Selain itu, petugas juga melakukan pembersihan agar akses jalan dapat kembali dilewati kendaraan,” ungkap Kasi Humas Polres Lombok Timur. 

Namun demikian, lanjut AKP Nikolas, proses pembersihan belum dapat dilakukan secara maksimal. Hal tersebut disebabkan oleh keterbatasan alat berat serta kondisi cuaca di lokasi yang hingga kini masih diguyur hujan disertai angin kencang.

“Pembersihan belum bisa dilakukan sepenuhnya karena keterbatasan peralatan dan cuaca yang belum mendukung,” terang AKP Nikolas.

Meski demikian, pihak kepolisian memastikan bahwa akses jalan di sekitar lokasi longsor saat ini sudah bisa dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Akan tetapi, pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati karena lebar jalan yang dapat dilewati hanya cukup untuk satu kendaraan.

“Kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan khususnya yang akan melintas di kawasan Pusuk Sembalun agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca buruk, mengingat potensi longsor susulan masih bisa terjadi,” tutup Kasi Humas AKP Nikolas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *